Hakikat Hidup Yang Sebenarnya

0
125

Masih ingatkah kita dengan tujuan awal penciptaan kita di muka bumi ini. Ya tentu kita harus selalu mengingat dan merenungkannya. Bahwa tujuan kita di ciptakan oleh Allah di dunia ini tak lain dan tak bukan adalah untuk mengabdikan diri kepada-Nya. Tujuan hidup manusia di muka bumi ini hanya satu yaitu liya’budullah (untuk beribadah kepada Allah). Sebagaimana Allah jelaskan dalam al-Qur’an  yang berbunyi:

وَمَا خَلَقْتُ ٱلْجِنَّ وَٱلْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ ۝٥٦

“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.”

(QS. Az-Zariyat 51: Ayat 56). Ayat ini begitu jelas mengatakan bahwa manusia di ciptakan oleh Allah untuk beribadah kepada-Nya, untuk menghambakan diri kepada-Nya.

Akan tetapi, terkadang manusia lupa dan melalaikan kewajiban utama mereka kepada sang pencipta mereka. Mereka lupa bahwa mereka diciptakan bukan untuk mencari kesenangan dunia semata, bukan untuk mencari popularitas saja, atau bahkan mencari harta yang belimpah, tetapi jauh lebih Penting adalah untuk mencari bekal menuju kampung akhirat.

Oleh karena itu, mari kita renungkan kembali hakikat hidup kita yang sebenarnya, mari kita kembali ke tujuan asal penciptaan kita. Kita abdikan diri kita kepada sang pencipta, dan kita cari kebahagiaan akhirat kita dengan mengumpulkan amal ibadah sebanyak-banyaknya agar kita bisa memperoleh syurga yang paling tinggi yaitu syurga firdaus.

Lihat juga:  Seberapa Pentingkah Pendidikan bagi Kaum Wanita?

Mengaku beriman tidak cukup hanya dengan di ikrarkan melalui lidah semata, tetapi harus disejalankan dengan perbuatan sehingga  keimanan kita akan sempurna apabila ucapan kita dapat kita buktikan melalui perbuatan.

Marilah kita mulai membenahi diri dan  merenungkan diri kita masing-masing apakah selama ini kita sudah menjalankan kehidupan sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an dan Sunnah  Rasul dan apakah kita telah menjadi seorang muslim sejati, muslim yang taat pada aturan Allah Swt.